Text Select - Hello Kitty
Hope is a dream that doesn't sleep

Jumat, 29 Oktober 2021

MIA AUDINA_855767113_MKDK4002_PGSD

 

Nama   : Mia Audina

NIM     : 855767113

Kelas   : 2B

Pokjar  : Indralaya

TUGAS TUTORIAL KE – 1

KODE/NAMA/SKS MATA KULIAH: MKDK4002/PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK/2 sks

PROGRAM STUDI PGSD

 

Tutor    : Fauzie, S.Kom., S.Pd. Gr., M.Pd.

No

Uraian Tugas Tutorial

Skor Maksimal

Sumber Tugas Tutorial

1.

Setiap manusia diberikan sebuah proses agar bisa berubah dengan melalui tahapan-tahapan pertumbuhan dan perkembangan.

Jelaskan menurut Anda, apa itu pertumbuhan? Apa itu perkembangan? Apa perbedaan yang mendasar diantara keduanya? (minimal 300 kata)

30

BMP UT Perkembangan Peserta Didik MKDK4002

2.

Perkembangan anak memiliki beberapa prinsip baik berdasarkan hasil penelitian, pengkajian teori, maupun praktik yang dilakukan selama puluhan tahun.

Jelaskan 5 dari 7 prinsip dasar yang dikemukakan oleh Carol Getswicki! (minimal 300 kata)

30

BMP UT Perkembangan Peserta Didik MKDK4002

3.

Setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda termasuk perkembangan dalam pola piker dan kemampuannya dalam memahami sesuatu.

Berikan pandangan Anda mengenai teori perkembangan kognitif dari Jean Piaget! (minimal 300 kata)

40

BMP UT Perkembangan Peserta Didik MKDK4002

 

Catatan

Jawaban tugas dapat berupa :

1.       Artikel blog berupa tulisan maupun mind map yang dapat dijelaskan

2.       Jawaban lisan melalui video yang nantinya akan diupload di Youtube

 

Pengumpulan di LMS baik artikel maupun video akan dilampirkan melalui jawaban yang diketik melalui MS Word dengan melampirkan link blog maupun Youtube di lembar akhir. Jawaban yang dikumpulkan berupa file PDF.

Selamat mengerjakan

Terima kasih.

 

 

JAWABAN

1.       Pada dasarnya pertumbuhan dan perkembangan merupakan bagian dari perubahan – perubahan yang terjadi pada diri seseorang. Namun secara lebih spesifik pertumbuhan ialah perubahan yang terjadi pada setiap manusia terutama berkaitan dengan fisiknya. Sedangkan perkembangan adalah perubahan yang terjadi pada setiap manusia terutama berkaitan dengan perilaku manusia itu sendiri. Melalui uraian singkat ini dapat dikatakan bahwa perbedaan yang mendasar diantara keduanya terletak pada aspek yang berubah ketika terjadinya pertumbuhan dan perkembangan. Pada proses pertumbuhan, perubahan fisik terjadi dalam kecepatan menetap berlangsung selama masa kanak – kanak, kemudian kecepatannya menurun dan menjadi pesat kenaikannya pada masa remaja selanjutnya pertumbuhan tersebut berhenti. Sementara pada proses perkembangan perubahan prilaku dan kemampuan seseorang berlangsung sejak masa konsepsi sampai akhir hayat orang tersebut. Pertumbuhan dan perkembangan manusia ini mencakup beberapa fase diantaranya: Pertama fase bayi dan kanak – kanak dimana kondisi mereka masih lemah karena mereka masih bayi serta tidak ada implikasi perbuatan pada masa ini. Kedua fase baligh dimana fase ini seseorang sudah menjadi kuat dan memasuki usia dewasa, pada masa ini terjadi perubahan mendasar dalam kehidupan dan menjadi fase puncak kekuatan fisik seseorang. Ketiga fase usia lanjut ketika memasuki fase ini kekuatan fisik seseorang kembali menurun dan tidak berdaya, secara psikologis ditandai dengan mulai tidak berfungsinya psikis seseorang seperti mulai pikun, sedangkan secara biologis ditandai dengan semakin lemahya kondisi tubuh orang tersebut. Bagian – bagian tubuh tumbuh dan berkembang dengan kecepatan yang berbeda. Organ – organ tubuh mencapai kematangan pada waktu dan kecepatan yang berbeda pula. Hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor yaitu: genetika, lingkungan seperti: nutrisi, olahraga, penyakit, dan kesehatan. Pentingnya pertumbuhan dan perkembangan manusia salah satunya untuk mengetahui penjelasan mengenai asal – usul kejadian manusia. Penjelasan ini sangat membantu dalam rangka merumuskan tujuan, materi, dan metode pendidikan itu sendiri. Selain itu juga agar manusia memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap perbuatannya. Yang harus kita sadari dan tidak bisa kita hindari bahwa pertumbuhan dan perkembangan merupakan suatu hal yang pasti dialami oleh setiap manusia baik berupa fisik, biologis maupun mental.

 

2.       Prinsip dasar yang dikemukakan oleh Carol Getswicki:

a.       Hukum tempo perkembangan

Perkembangan pada suatu tahap merupakan landasan bagi perkembangan berikutnya. Suatu perkembangan tidak akan mungkin terjadi berkesinambungan dengan baik bila anak didorong untuk melampaui atau secara tergesa – gesa menjalani tahap – tahap awal. Anak harus diberi waktu sesuai dengan yang mereka butuhkan sebelum berlanjut pada tahap berikutnya. Setiap anak mengalami tempo perkembangan secara berbeda – beda. Tempo perkembangan anak dikategorikan menjadi cepat, lambat, dan sedang. Tetapi tempo perkembangan tidak dapat menentukan kesuksesan atau keberhasilan setiap anak. Hal itu dikarenakan setiap anak adalah individu yang memiliki karakteristik tersendiri.

b.       Hukum masa peka

Dalam perkembangan terdapat waktu – waktu yang optimal. Waktu – waktu yang menunjukkan kesiapan harus dikenal melalui pengamatan yang cermat. Proses belajar akan terjadi dengan sangat mudah pada saat yang optimal. Setiap pembelajaran tidak akan menjadikan proses belajar dengan mudah sebelum mencapai kesiapan.

c.       Perkembangan maju berkelanjutan merupakan kesatuan yang saling berhubungan, dengan semua aspek – aspek (fisik, kognitif, emosional, dan sosial) yang saling mempengaruhi. Suatu program untuk memupuk perkembangan akan mendukung domain – domain yang lain dengan derajat kepentingan yang sama. Semua pengalaman belajar dikenal sebagai peluang – peluang yang terintegrasi untuk pertumbuhan, dan bukan merupakan keterampilan yang terpisah – pisah.

d.       Setiap individu berkembang sesuai dengan waktunya masing – masing. Suatu hal yang tidak mungkin dan berbahaya bila kita membandingkan individu – individu ditinjau dari umurnya. Setiap anak mempunyai kebutuhan dan karakteristik yang unik pada tahap tertentu. Hal ini memungkinkan terjadinya perbedaan dan pilihan – pilihan (hukum irama perkembangan). Perkembangan berlangsung dari yang sederhana kepada yang kompleks, dari yang umum kepada yang khusus. Dengan memperhatikan prinsip ini tidak mungkin anak melampaui tahap tertentu atau diburu – buru pada perilaku tertentu bila mereka belum siap.

e.       Dalam perkembangan terdapat urutan yang dapat diramalkan. Pemahaman tentang perilaku yang seharusnya terjadi berikutnya, akan membantu parapraktisi untuk mengenal perkembangan yang khusus dan menantang fase berikutnya yang semestinya (continuity).

 

3.       Jean Piaget

Piaget berpendapat bahwa sejak lahir bayi secara terus menerus mencari dan memberi tanggapan terhadap rangsangan yang disebut sebagai adaptasi. Menurut piaget adaptasi dapat terjadi apabila melalui dua proses yaitu asimilasi dan akomodasi. Asimilasi merupakan tanggapan yang dibuat berdasarkan hal – hal yang sudah diperoleh. Sedangkan akomodasi merupakan penyasuaian dari suatu tanggapan. Proses ini menyebabkan perubahan pada sistem mental anak yang disebut perkembangan mental anak. Ada empat tahap perkembangan mental anak secara berurutan, yaitu:

a.       Tahapan sensori motor. Perkiraan usia 0 – 2 tahun. Ciri khusus: kecerdasan motorik gerak benda yang ada adalah yang tampak, tidak ada bahasa pada tahap awal.

b.       Tahap pre operasional. Perkiraan usia 2 – 7 tahun. Ciri khusus: berpikiran secara egosentris, lebih banyak intuisi dari pada pemikiran logis, belum cepat melakukan konservasi.

c.       Tahap konkret operasional. Perkiraan usia 7 – 11/12 tahun. Ciri khusus: dapat melakukan konservasi logika tentang kelas hubungan pengetahuan tentang angka berpikir terkait dengan yang nyata.

d.       Tahap formal operasional. Perkiraan usia 7 – 11/12/14/15 tahun. Ciri khusus: pemikiran yang sudah lengkap, pemikiran yang proporsional, kemampuan untuk mengatasi hipotesis, perkembangan idealisme yang kuat.

Berdasarkan uraian singkat dari pendapat piaget mengenai perkembangan mental anak ini sejalan dengan prinsip – prinsip perkembangan menurut beberapa ahli. Dimana piaget mengemukakan bahwa pemikiran anak – anak pada dasarnya berbeda dengan pemikiran orang dewasa, dan jenis logika anak – anak itu berubah seiring dengan bertambahnya usia dengan kata lain anak – anak mempunyai tahap pemahaman yang berbeda pada usia yang berbeda pula. Memang benar pendapat piaget pada teori perkembangan ini bahwa seluruh anak melewati tahapan yang sama secara berurutan namun beberapa ciri khusus yang dikemukakan oleh piaget pada tahap perkembangan mental anak ini tidakla mutlak karena bisa saja seorang anak memiliki perkembangan serta pemahaman yang lebih pada setiap tahap yang dikemukakan oleh piaget ini. Hal ini sangat mungkin terjadi karena banyaknya faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan itu sendiri. Misalnya yang berkaitan dengan anak itu sendiri dimana mereka mempunyai tanggapan yang berbeda terhadap suatu benda atau kejadian tidak hanya itu kegiatan yang mereka lakukan juga mempengaruhi perkembangan seorang anak, disamping itu juga ada faktor genetik dan lingkungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar